Kerukunan Antar Umat Beragama

Ikhsanudin | 15:18 |
Kerukunan Antar Umat Beragama

A. PENGERTIAN KERUKUNAN MENURUT ISLAM
Kerukunan dalam islam diberi istilah “tasamuh” atau toleransi. Sehingga yang dimaksud dengan toleransi adalah kerukunan sosial kemasyarakatan, bikan dalam akidah islamiyah (ktimanan), karena aqidah telah digariskan secara jelas dan tegas didalam Al-Qur’an dan Hadist. Dalam bidang aqidah dan keimanan seorang muslim hendaknya meyakini bahwa islam adalah satu-satunya agama dan keyakinan yang dianut.

B. KERUKUNAN UMAT BERAGAMA
Kerukunan (berasal dari kata Ruku, bahasa arab yang artinya tiang atau tiang-tiang yang menopang rumah ; Penopang yang memberi kedamaian dan kesejahteraan kepada penghuninya) secara luas bermakna adanya suasana persaudaraan dan kebersamaan antar semua orang walaupun mereka berbeda secara suku, agama, ras dan golongan.

C. HUBUNGAN UMAT BERAGAMA DENGAN PEMERINTAH DI INDONESIA
Kerukunan umat beragama merupakan kerukunan penting dari kerukunan nasional. Menjadi inti dari kedamaian. Ketentraman dan keharmonisan dalam masyarakat. Kerukunan umat beragama adalah keadaan hubungan sesama umat beragama yang dilandasi toleransi, saling pengertian, saling menghormati, menghargai kesetaraan dalam pengamalan ajaran agamanya dankerjasama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara didalam Nagara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

D. LANDASAN HUKUM
Landasan Hukum yang berkaitan dengan Agama
 Landasan Idiil
 Landasan Konstitusional
 Landasan Strategis

E. PERAN UMAT BERAGAMA DALAM MEWUJUDKAN PERDAMAIAN
Ada beberapa faktor yang menjadi pemicu konflik atau menghambat kerukunan umat beragama antara lain:
 Pendirian rumah ibadah
 Penyiaran Agama
 Bantuan luar negeri
 Perkawinan beda agama
 Perayaan hari besar keagamaan
 Penodaan Agama
 Kegiatan aliran sempalan

No comments:

Post a Comment

HAYO MANA KOMENTARNYA?
Salah satu kepuasan kami adalah jika anda berkunjung ke ikhsanudin.com dengan meninggalkan komentar walaupun cuma satu kata. Tapi jangan:
1. Berpromosi
2. Komentar spam
3. Opo meneh yo...?