Ikhsanudin Ikhsanudin Author
Title: Pengadministrasian dan Penataan Alat/Bahan Laboratorium IPA
Author: Ikhsanudin
Rating 5 of 5 Des:
TUJUAN - Memahami cara menata dan menyimpan Alat dan bahan di Laboratorium - Memahami cara mengadministrasikan alat dan bahan di Laborato...


TUJUAN
- Memahami cara menata dan menyimpan Alat dan bahan di Laboratorium
- Memahami cara mengadministrasikan alat dan bahan di Laboratorium
- Mengenal dan mengisi perangkat Administrasi
- Menerapkan cara menata, menyimpan, dan mengadministrasikan alat dan bahan di Laboraturium



Pengelolaan merupakan suatu proses pendayagunaan sumber daya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu sasaran yang diharapkan secara optimal dengan memperhatikan keberlanjutan fungsi sumber daya. Pengelolaan hendaknya dijalankan berkaitan dengan unsur atau fungsi-fungsi manajer, yakni perencanaan, pengorganisasian, pemberian komando, pengkoordinasian, dan pengendalian. Sementara Luther M. Gullick (1993) menyatakan fungsi-fungsi manajemen yang penting adalah perencanaan, pengorganisasian, pengadaan tenaga kerja, pemberian bimbingan, pengkoordinasian, pelaporan, dan penganggaran. Dalam pengelolaan laboratorium meliputi beberapa aspek yaitu sebagai berikut :
1. Perencanaan
2. Penataan
3. Pengadministrasian
4. Pengamanan, perawatan, dan pengawasan

Pengelolaan laboratorium berkaitan dengan pengelola dan pengguna, fasilitas laboratorium (bangunan, peralatan laboratorium, spesimen biologi, bahan kimia), dan aktivitas yang dilaksanakan di laboratorium yang menjaga keberlanjutan fungsinya.
Pada dasarnya pengelolaan laboratorium merupakan tanggung jawab bersama baik pengelola maupun pengguna. Oleh karena itu, setiap orang yang terlibat harus memiliki kesadaran dan merasa terpanggil untuk mengatur, memelihara, dan mengusahakan keselamatan kerja. Mengatur dan memelihara laboratorium merupakan upaya agar laboratorium selalu tetap berfungsi sebagaimana mestinya. Sedangkan upaya menjaga keselamatan kerja mencakup usaha untuk selalu mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan sewaktu bekerja di laboratorium dan penangannya bila terjadi kecelakaan. Para pengelola laboratorium hendaknya memiliki pemahaman dan keterampilan kerja di laboratorium, bekerja sesuai tugas dan tanggung jawabnya, dan mengikuti peraturan. Pengelola laboratorium di sekolah umumnya sebagai berikut :
1. Kepala Sekolah
2. Wakil Kepala Sekolah
3. Koordinator Laboratorium
4. Penanggung jawab Laboratorium
5. Laporan.
Para pengelola tersebut mempunyai tugas dan kewenangan yang berbeda namun tetap sinergi dalam pencapaian tujuan bersama yang telah ditetapkan.

Fasilitas / Susunan Laboratorium
Bentuk Ruang dari Laboratorium
Ada Tidaknya Ruang Persiapan
Ada Tidaknya Gudang Penyimpanan
Ada Tidaknya Tempat Penyimpanan Misalnya Rak/Almari


PENATAAN DAN PENYIMPANAN ALAT / BAHAN DIDASARKAN PADA :
1. Keadaan laboratorium yang ditentukan oleh fasilitas dan , susunan laboratorium, dan keadaan alat/bahan
2. Kepentingan pemakai ditentukan berdasarkan kemudahan dicari dan dicagapai, keamanan dalam penyimpanan dan pengambilannya.

Keadaan Alat dan Bahan
Berdasarkan Keadaan :
Alat : maka alat dapat dikelompokkanatas jenis alat, jenis bahan pembuat alat, seberapa sering alat tersebut digunakan, atau jenis percobaan

Bahan/Zat : maka bahan dapat dikelompokkan pada jenis bahan ( fasa/wujud zat, sifat asam basa dari zat), seberapa bahaya bahan tersebut, dan seberapa sering bahan tersebut digunakan.

Dasar dari Penyimpanan Alat yaitu :
1. Jenis Alat
Misalnya Gelas Kimia, Corong, Cawan Petri, Lumpang dan Alu
2. Jenis Bahan Pembuat
Misalnya Kaca, Porselin, Logam dan Kayu
3. Percobaan
Misalnya Laju Reaksi, Kesetimbangan, Anatomi, Ekologi
4. Seberapa sering alat digunakan
Yang sering digunakan : Gelas kimia
Yang jarang digunakan : lumpang & Alu

Dasar Penyimpanan Bahan
Wujud Bahan : Padat dan Cair
Sifat Bahan : Asam dan Basa
Sifat Bahaya : Korosif, Racun, Mudah Terbakar dll
Seberapa sering digunakan
Sistem Penyimpanan Alat
Sistem I yaitu berdasarkan pada :
Alat dan bahan praktek yang sering digunakan
Alat dan bahan praktek yang boleh diambil sendiri oleh pemakai Laboratorium
alat dan bahan praktek yang harganya mahal

Sistem II yaitu berdasarkan pada :
Jenis Alat
Kelompok Percobaan
Kelompok Bahan Pembuat Alat

Sistem Penyimpanan Bahan Didasarkan pada :
Bahan yang sering dipakai
Bahan yang boleh diambil sendiri oleh pemakai Laboratorium
Bahan yang berbahaya / racun
Jumlah bahan yang disimpan

Langkah - Langkah Penyimpanan
1. Bersihkan Ruang dan Penyimpanan Alat dan Bahan
2. Periksa data ulang alat dan bahan yang ada
3. Kelompokkan alat dan bahan yang ada berdasarkan pada keadaan alat dan bahan di atas
4. Penyimpanan dan penataan alat dan bahan disesuaikan dengan fasilitas Laboratorium, keadaan alat dan bahan diatas

Hal - Hal yang Perlu Diperhatikan
1. Bahan Dasar pembuatan alat
2. Bobot alat
3. Kepekaan alat terhadap lingkungan
4. Pengaruh alat yang lain
5. Kelengkapan perangkat alat dalam suatu set

Hal - Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Menyimpan Bahan
1. Wujud Zat : Padat Disimpan terpisah dari cair
2. Konsentrasi Zat : Konsentrasi yang pekat disimpat terpisah dan khusus , misalnya HCL pekat
3. Bahaya dari zat : Zat yang berbahaya tidak disimpan diatas ( lebih tinggi dari badan)
4. Label : Semua wadah yang berisi bahan / zat kimia harus diberi label
5. Kepekaan Zat terhadap cahaya : zat yang peka terhadap cahaya disimpan dalam botol cokelat
6. Kemudahan Menguap : zat yang mudah menguap disimpan ditempat yang dingin dan sejuk serta hindarkan dari cahaya langsung
7. Larutan Indikator disimpan dalan botol tetes (botol kecil yang dilengkapi dengan pipet tetes pada sumbatnya.)

Pemeriksaan Alat dan Bahan
1. Bersihkan botol bahan / zat
2. Periksa labelnya dan jika sudah agak rusak segera ganti dengan yang baru
3. Bersihkan alat dan periksa apakah alat ini masih berfungsi/tidak, untuk alat gelas apakah ada/tidak yang retak.
4. Jika ada yang tidak berfungsi atau retak, pisahkan.

Pengadministrasian Alat dan Bahan
Berguna untuk memudahkan pengecekan, pengadaan, dan pertanggungjawaban Meliputi pengadministrasian alat dan Laboratorium yang perlu dicatat dalam pengadministrasian alat/bahan adalah nama, jumlah, ukuran, merek dan tempat penyimpanan, nomor kode / katalognya.

Perangkat Pengadministrasian
Alat dan Bahan
Buku inventaris
Kartu Stock
Bendelan Format permintaan / peminjaman
Kartu / buku daftar alat / bahan yang rusak
Kartu Reparasi

Perangkat Pengadministrasian Laboratorium
Program kerja Laboratorium
Jadwal kegiatan Laboratorium
Daftar alat/bahan sesuai lembar kerja siswa (LKS)
Buku catatan harian kegiatan Laboratorium
Daftar usulan pengadaan alat/bahan laboratorium

Perolehan Alat / Bahan :
Pengadaan alat / bahan dengan cara dibeli sendiri/ instansi atau kiriman atau droping dari pemerintah, Pemanfaatan alat / bahan bekas misalnya untuk elektrode karbon atau seng dapat diambil dari bekas batu baterai atau mendaur ulang bahan bekas
.
Penghematan Pemakaian alat/Bahan :
Penghematan alat/bahan misalnya dengan : Menggunakan sedikit mungkin zat, misalnya percobaan viskositas untuk volume yang sekecil mungkin (1 L jangan 5 L)
Penggunaan alat/bahan sesuai keperluan, Contoh: menggunakan 2 alat ukur listrik ( jangan lebih dari 2)

PENGADAAN ALAI BAHAN
- Bahan Khusus IPA
Bahan khusus IPA dapat diperoleh melalui Pabrik dan atau pedagang khusus
- Hewan dan Tumbuhan
Hewan dan Tumbuhan untuk memperolehnya harus dikenali ekologi tempat hidupnya/habitat hewan dan tumbuhan tersebut
- Bahan Non IPA
Bahan Non IPA misalnya kayu,logam, bahan kimia sederhana/ sehari – hari dapat diperoleh di toko besi, apotek/ farmasi, dll
PENGELOLAAN LABORATORIUM IPA
1. Organisasi Pengelolaan.
1) Membuat organigram Pengelolaan Laboratorium.
2) Penyusun Petugas Laboratorium.
3) Menyediakan format yang diperlukan.
2. Program dan Jadwal Penggunaan.
1) Menyusun jadwal pelaksanaan praktek.
2) Menyusun. program Semester / Tahunan.
3) Mengadakan jadwal pertemuan penggunaan Laboratorium.
3. Aturan Tata Tertib.
1) Tata Tertib Siswa di laboratorium.
2) Tata Tertib menggunakan alat-alat laboratorium.
3) Tata Tertib meminjam / mempergunakan alat-alat laboratorium.
4. Inventarisasi Alat-alat.
1) Menginventarisasi alat-alat IPA.
2) Mengklarifikasi alat-alat yang laik pakai.
3) Mengadakan alai / bahan IPA yang diperlukan.
4) Menyusun laporan


About Author

Advertisement

Post a Comment

  1. Good fill someone in on and this post helped me alot in my college assignement. Thanks you seeking your information.

    ReplyDelete

Yang sudah mampir wajib tinggalkan komentar

 
Top